ANALISIS KERENTANAN AIRTANAH MENGGUNAKAN METODE GOD BERDASARKAN DATA HIDROGEOLOGI DI KECAMATAN BABAHROT, PROVINSI ACEH

Read full text
Authors: Dewi Sartika, Bunga Ramadhani, Rifqan Rifqan, Akmal Muhni, Dina Gunarsih, Lia Fitria Rahmatillah, Muhammad Arief Akbar, Tika Hapsari, Yoessi Oktarini
Cited by: 0

Abstract

Kecamatan Babahrot mempunyai tata gunalahan yang diperuntukkan sebagai area perkebunan sawit dan pemukiman penduduk. Potensi akan terjadinya pencemaran airtanah sangat memungkinkan dikarenakan penggunaan pupuk pada area perkebunan sawit dilakukan secara terus menerus. Kualitas dan kuantitas airtanah menjadi penting untuk diperhatikan, mengingat airtanah merupakan sumber utama kehidupan makhluk hidup. Studi kerentanan airtanah menggunakan metode GOD (Groundwater Occurrence, Overlaying Lithology and Depth Of Groundwater) berdasarkan data resistivitas dan hidrogeologi memiliki peran yang sangat penting dalam studi pencemaran airtanah. Metode GOD dalam studi kerentanan intrinsik airtanah dilakukan pada 3 jenis parameter meliputi tipe akuifer, tipe akuitar, dan kedalaman muka airtanah. Penggunaan metode GOD dilakukan dengan tujuan untuk dapat memetakan zonasi potensi kerentanan airtanah terhadap pencemaran di lokasi penelitian. Berdasarkan pengamatan dilapangan diperoleh hasil kondisi hidrogeologi di Kecamatan Babahrot memiliki kedalaman muka airtanah sebesar 0,42 hingga 1,58 meter, sedangkan jenis akuifer tergolong kedalam jenis akuifer bebas dan akuifer tertekan dengan litologi terdiri dari pasir, pasir dan kerikil jenuh. Untuk jenis akuitar dilokasi penelitian berdasarkan data resistivitas diperoleh hasil yaitu lempung pasiran, lempung, dan kerikil sedang. Berdasarkan metode GOD yang telah dilakukan, menunjukkan hasil tingkat kerentanan airtanah di lokasi penelitian termasuk kedalam kategori rendah, tinggi, dan sangat tinggi.

Fields of Study & Subjects

Water and Land Management Heavy Metal Pollution Remediation Marine and Coastal Ecosystems

Publication details

Journal / source
Jurnal Geosaintek
Volume
11
Issue
3
Pages
271–285
Publication date
2 January 2026