PEMODELAN TSUNAMI BANYUWANGI DENGAN SOFTWARE COMCOT

Read full text
Authors: Hendrik Setyobudi, Danar Guruh Pratomo, Khomsin Khomsin
Cited by: 0

Abstract

Tsunami di wilayah selatan Jawa, khususnya Banyuwangi, merupakan ancaman signifikan akibat aktivitas megathrust di Zona Subduksi Sunda. Penelitian ini mengevaluasi kinerja software COMCOT versi 1.7 dalam memodelkan skenario tsunami berdasarkan kejadian historis tahun 1994 di Banyuwangi. Pendekatan nested grid diterapkan dengan data bathimetri dari GEBCO untuk layer 1 (resolusi kasar) dan BATNAS/DEMNAS untuk layer 2 (resolusi halus), untuk mensimulasikan empat skenario sumber gempa seperti bujur, lintang, panjang bidang patahan, lebar bidang patahan, kedalaman patahan, strike, dip, slip dan dislokasi. Hasil simulasi menunjukkan ketinggian gelombang maksimum hingga 12.11 m di wilayah Bandialit sementara di daerah rajekwesi ketinggiannya 10.64 m. Skenario ke-4 memiliki parameter sumber lintang 11 LS, bujur 113.7 BT, panjang bidang patahan 160 km, lebar bidang 40 km, kedalaman patahan 0 km, strike 2800, dip 120, slip 900 dan dislokasi 18 m. Ketinggian tsunami terhadap data model untuk skenario ke-4 menghasilkan akurasi terbaik dengan nilai RMSE sebesar 1.44088 m dan koefisien korelasi 0.828282, hal ini menandakan kesesuaian yang baik antara model dan observasi. Temuan ini mengonfirmasi reliabilitas COMCOT dalam memprediksi inundasi tsunami dan menyediakan rekomendasi teknis untuk pengembangan sistem peringatan dini, pemetaan zona rawan, serta rencana evakuasi di pesisir selatan Jawa.

Fields of Study & Subjects

earthquake and tectonic studies Geological and Geophysical Studies Earthquake and Tsunami Effects

Publication details

Journal / source
Jurnal Geosaintek
Volume
11
Issue
3
Pages
342–352
Publication date
2 January 2026