Analisis Banjir Akibat Sudetan Meandering Sungai Kolokoso Studi Kasus : Bandara Dhoho, Kediri
Abstract
DAS Kolokoso mengalami perubahan tata guna lahan dengan dibangunnya Bandara Dhoho Kediri. Dalam antisipasi perubahan lahan ini, dilakukan sudetan meandering sebagai antisipasi mitigasi banjir di Area Bandara Kediri. Objek yang digunakan dalam penelitian adalah dimensi Box Culvert. Metode distribusi yang memenuhi dalam analisis frekuensi untuk menentukan hujan rancangan adalah distribusi log pearson III. Metode yang digunakan dalam mendapatkan nilai intensitas hujan adalah metode Mononobe dengan kala ulang 25 tahun. Metode curah hujan efektif yang dipilih adalah metode Alternating Block Methode, dengan nilai hyetograph berurut selama 6 jam adalah 71,61 mm; 18,61 mm; 13,06 mm; 10,39 mm; 8,78 mm; 7,67 mm. HSS SCS digunakan untuk metode debit banjir dengan debit puncak sebesar 0,829 m 3 /detik. Dengan menjalankan analisis menggunakan software HEC-RAS 6.4.1 perbedaan luasan sebaran banjir di sekitar area bandara dengan luasan banjir sebelum dilakukan sudetan adalah 5,93 ha dan luasan banjir setelah dilakukan sudetan adalah 0,65 ha. Setelah melakukan kalibrasi dan validasi data, didapatkan persentase perbandingan antara tinggi muka air antara data terukur dengan data hasil analisis sebaran banjir adalah 89% dan perbandingan antara kecepatan aliran antara data terukur dengan data hasil analisis sebaran banjir adalah 98%.
Fields of Study & Subjects
Flood Risk Assessment and Management
Urban Stormwater Management Solutions
Hydrology and Sediment Transport Processes
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Aplikasi Teknik Sipil
- Volume
- 23
- Issue
- 4
- Pages
- 273–273
- Publication date
- 12 January 2026
- Language
- EN