The Correlation Between Sociodemographics and Knowledge of Pulmonary Tuberculosis Among Residents of Ketelan Village, Banjarsari District, Surakarta
Abstract
Kota Surakarta merupakan kota dengan kasus Tuberkulosis (TB) terbanyak keempat di Jawa Tengah. Pengetahuan masyarakat terkait TB merupakan salah satu cara mencegah penyebaran kasus TB. Penelitian ini bertujuan mengetahui tingkat pengetahuan serta faktor yang berpengaruh terhadap pengetahuan masyarakat Kelurahan Ketelan terkait TB Paru. Penelitian ini penting untuk merancang intervensi edukasi yang tepat sasaran sesuai karakteristik demografi masyarakat. Penelitian ini merupakan penelitian cross sectional dengan metode total sampling. Data diolah menggunakan analisis univariat dan bivariat. Hasil penelitian menunjukan 62% responden berusia > 45 tahun, 76% responden berjenis kelamin perempuan, 62% responden menempuh pendidikan formal > 9 tahun, 58% responden memiliki status tidak bekerja, 62% responden memiliki penghasilan diatas UMK Surakarta, 52% responden pernah mendapat informasi terkait TB Paru dan 86% responden belum pernah mengalami kontak erat dengan penderita TB Paru. Pengetahuan responden paling rendah adalah pengetahuan terkait pencegahan TB Paru dan gejala TB Paru. Hasil ini dapat menjadi dasar pentingnya pemberian informasi lebih intensif terkait pencegahan dan gejala TB Paru pada warga. Sebanyak 46% responden memiliki tingkat pengetahuan terkait TB Paru cukup. Faktor yang mempengaruhi tingkat pengetahuan responden terkait TB Paru antara lain usia, tingkat pendidikan, status pekerjaan, paparan informasi serta pengalaman kontak erat dengan pasien TB Paru.
Fields of Study & Subjects
Tuberculosis Research and Epidemiology
Public Health and Nutrition
HIV
TB
and STIs Epidemiology
Publication details
- Journal / source
- Generics Journal of Research in Pharmacy
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 105–115
- Publication date
- 28 January 2026