Peran Childhood Trauma Terhadap Fear of Intimacy dalam Hubungan Romantis Generasi Z
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk menguji peran trauma masa kecil terhadap fear of intimacy dalam hubungan romantis pada Generasi Z. Fear of intimacy dipahami sebagai ketakutan atau ketidaknyamanan individu dalam membangun kedekatan emosional, keterbukaan diri, dan ketergantungan psikologis dengan pasangan romantis. Berdasarkan perspektif perkembangan dan teori relasi interpersonal, pengalaman traumatis pada masa kanak-kanak diduga dapat memengaruhi pola kelekatan dan regulasi emosi, yang kemudian berdampak pada kualitas relasi intim di masa dewasa awal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner self-report secara daring menggunakan Childhood Trauma Questionnaire–Short Form (CTQ-SF) untuk mengukur trauma masa kecil dan Fear of Intimacy Scale (FIS) untuk mengukur fear of intimacy. Partisipan penelitian adalah individu Generasi Z yang pernah atau sedang menjalani hubungan romantis. Analisis data dilakukan dalam dua tahap, yaitu regresi linear sederhana untuk menguji peran trauma masa kecil secara keseluruhan terhadap fear of intimacy, serta regresi linear berganda untuk mengidentifikasi kontribusi masing-masing dimensi trauma (emotional abuse, physical abuse, sexual abuse, emotional neglect, dan physical neglect). Sebelum pengujian hipotesis, asumsi-asumsi regresi diuji untuk memastikan kelayakan model analisis. Hasil penelitian diharapkan menunjukkan bahwa trauma masa kecil berperan positif dan signifikan terhadap fear of intimacy, serta bahwa terdapat perbedaan kontribusi antar dimensi trauma dalam memprediksi fear of intimacy. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi teoretis dan empiris dalam memahami dinamika relasi intim pada Generasi Z serta menjadi dasar bagi pengembangan intervensi psikologis berbasis relasi.
Publication details
- Journal / source
- Open Science Framework
- Publication date
- 1 January 2026