EPISTEMOLOGI ILMU SOSIAL: SEBUAH KOMPARASI PARADIGMA ISLAM DAN BARAT

Read full text
Authors: Idnur Tri Al Rizqi, Mashdalia Sinta Nabilah, Miska Febrianti, Ones Lintang Nindyasari, Syalma Nur Fitriany, Armai Arief
Cited by: 0

Abstract

Ilmu sosial kontemporer banyak dibangun di atas epistemologi Barat yang berakar pada rasionalisme dan empirisme, sehingga cenderung memisahkan aspek moral dan spiritual dari proses pengetahuan. Namun, perspektif ini memperoleh kritik dari tradisi Islam yang memandang wahyu dan akal sebagai sumber ilmu yang saling melengkapi. Penelitian ini bertujuan mengkomparasi paradigma epistemologis, tujuan, dan aksiologi ilmu sosial dalam budaya Barat dan Islam, guna merumuskan model keilmuan yang relevan bagi masyarakat Muslim kontemporer. Metode yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pendekatan komparatif melalui studi dokumen terhadap buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan epistemologi Barat menekankan netralitas nilai, rasionalitas instrumental, dan tujuan pragmatis-teknokratik, sementara itu epistemologi Islam memadukan wahyu, akal, empiris, dan intuisi, sehingga ilmu sosial diarahkan untuk transformasi sosial yang berkeadilan dan mendekatkan manusia pada nilai transendental. Aksiologi Islam menekankan integrasi etika dan spiritualitas dalam penerapan ilmu, menjadikannya alternatif penting di tengah krisis moral modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pendekatan normatif-transendental Islam menawarkan paradigma ilmu sosial yang lebih utuh, humanistik, dan relevan dalam menjawab tantangan kontemporer.

Fields of Study & Subjects

Islamic Thought and Society Studies Education and Islamic Studies Social Science and Policy Research

Publication details

Journal / source
At-Thullab Jurnal Mahasiswa Studi Islam
Volume
8
Issue
1
Pages
506–523
Publication date
10 January 2026