Evaluasi Implementasi Pembelajaran Berbasis Kelas Industri Menggunakan Model CIPP di SMK

Read full text
Authors: Sriwadi Sriwadi, Suharno Suharno, Ida Nugroho
Cited by: 0

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui proses pelaksanaan, keberhasilan dan solusi kendala dalam pelaksanaan kelas industri pada kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor di SMK. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian mixed methods yaitu gabungan antara metode penelitian kualitatif dan kuantitatif. Yang mana secara berurutan terlebih dahulu menggunakan metode kualitatif dan tahap selanjutnya menggunakan metode kuantitatif yang disebut sequential explanatory. Hasil penelitian pelaksanaan dengan menggunakan model CIPP sudah sesuai dengan rencana dan tujuan yang diinginkan., prosesnya meliputi penyusunan MoU, penyelarasan kurikulum, magang siswa dan guru, pelatihan, pembelajaran berbasis PBL, dan sertifikasi kompetensi. Evaluasi dilakukan melalui sertifikasi kompetensi guru dan siswa serta akreditasi kompetensi. Dan hasil pelaksanaan kelas industri di SMK untuk kompetensi Keahlian Teknik Sepeda Motor menunjukkan hasil sangat baik dan cukup. Pada tahap input dan persiapan, skor yang diperoleh mencapai 86%. Proses pembelajaran memperoleh skor 85% yang dinyatakan baik dan cukup. Sedangkan untuk produk atau hasil akhir, skornya juga mencapai 86% yang menggambarkan mutu sangat baik dan sangat cukup. Cara/solusi dampak kelas industri terhadap kompetensi Teknik Sepeda Motor di SMK adalah sekolah membutuhkan komitmen bersama dengan pendekatan yang baik antara pihak sekolah dan industri. Temuan juga menunjukkan bahwa kurang dari 10% lulusan kelas XII mendapatkan pekerjaan di industri AHM. Namun, lulusan ini mendapatkan pekerjaan di bidang lain.

Fields of Study & Subjects

Vocational and Entrepreneurial Education Vocational Education and Training Educational Curriculum and Learning Methods

Publication details

Journal / source
Jurnal Ilmiah Pendidikan Teknik dan Kejuruan
Volume
19
Issue
1
Pages
51–51
Publication date
8 January 2026
Language
ID