Weed Diversity Study in Cavendish Banana Cultivation System in Petani Desa (pEdE) Durungbedug Candi Sidoarjo
Abstract
Pelaksanaan magang ini bertujuan untuk mengkaji keanekaragaman gulma serta efektivitas berbagai metode pembersihan gulma pada sistem budidaya pisang Cavendish (Musa acuminata AAA group) di Petani Desa (pEdE) Durungbedug, Candi, Sidoarjo. Gulma merupakan faktor utama yang dapat menurunkan produktivitas tanaman pisang melalui persaingan dalam penyerapan air, nutrisi, dan cahaya. Pelaksanaan magang menggunakan metode observasi langsung dengan pendekatan studi kasus pada empat model pembersihan gulma, yaitu manual, mekanis, kimiawi, dan biologis (mulsa organik). Parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, jumlah daun, luas kanopi, dan persentase tutupan gulma selama tiga bulan pengamatan. Hasil menunjukkan bahwa metode kimiawi menekan pertumbuhan gulma hingga 90% dalam 4 minggu, namun menurunkan pH tanah dan menimbulkan risiko resistensi gulma. Penyiangan manual meningkatkan jumlah daun dan luas kanopi, sedangkan penggunaan mulsa organik mampu menjaga kelembaban tanah serta menekan gulma secara stabil sebesar 70–75%. Kombinasi metode manual, kimiawi, dan biologis terbukti paling efektif dalam meningkatkan pertumbuhan dan produktivitas pisang Cavendish secara berkelanjutan. Pendekatan pengendalian gulma terpadu (Integrated Weed Management) direkomendasikan sebagai strategi efisien, ramah lingkungan, dan berkelanjutan untuk mendukung sistem budidaya pisang Cavendish di tingkat petani.
Fields of Study & Subjects
Weed Control and Herbicide Applications
Banana Cultivation and Research
Allelopathy and phytotoxic interactions
Publication details
- Journal / source
- Nabatia
- Volume
- 13
- Issue
- 2
- Publication date
- 6 February 2026