PENGARUH POPULASI TANAMAN DAN PUPUK CAIR TERHADAP KOMPONEN HASILKACANG HIJAU (Phaseolus radiata L.) VARIETAS LOKAL SABU

Read full text
Authors: Maria Klara Salli, Yosefina Lewar, Masria Masria
Cited by: 0

Abstract

Kacang hijau merupakan tanaman pangan penting sebagai penghasil protein. Salah satu sentra produksi kacang hijau yaitu di pulau Sabu, sebagai penghasil kacang hijau berbiji hitam. Penelitian telah dilakukan dari bulan Maret - Oktober 2020, di kebun praktek Jurusan Manajemen Pertanian Lahan Kering, Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jumlah populasi yang tepat, jenis pupuk cair yang tepat serta pengaruh interaksi keduanya terhadap komponen hasil kacang hijau varietas local Sabu. Rancangan penelitian yang digunakan adalah Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan factor populasi Tanaman (P) dengan 3 level perlakuan yaitu populasi tanaman 250.000/ha (P1), populasi tanaman 200.000/ha (P2) dan populasi tanaman 166.666/ha (P3) dan Jenis Pupuk Cair (PC) dengan 3 taraf perlakuan, yaitu Tanpa pupuk cair (PC1) (Pupuk NPK Plus), Pupuk Nasa (PC2), Pupuk Green Tonik (PC3) dan pupuk ABG (PC4). Perlakuan di tempatkan secara secara acak. Variabel yang di amati adalah berat polong (gr), jumlah polong, , bobot 100 butir biji (gr), hasil biji/tanaman (gr) dan hasil biji/peta percobaan (gr). Analisis data menggunakan analisis Varians dan uji lanjut Duncan’s Multiple Range Test. Hasil penelitian adalah varietas kacang hijau local Sabu yang ditanam dengan populasi tanaman 166.666/ha dan 250.000/ha memberikan produksi biji perpetak tertinggi. Penggunaan berbagai pupuk cair berpengaruh tidak nyata terhadap komponen hasil kacang hijau varietas lokal Sabu dan populasi 166.666/ha dan pupuk , NPK memberikan produksi biji tertinggi dan tidak berbeda dengan kombinasi dg POC Nasa dan POC ABG

Fields of Study & Subjects

Agricultural Science and Fertilization Plant Growth and Agriculture Techniques Agriculture Plant Science Crop Management

Publication details

Journal / source
Gontor AGROTECH Science Journal
Volume
11
Issue
02
Pages
97–103
Publication date
3 January 2026
Language
ID