Pemberdayaan Masyarakat Adat melalui Pariwisata Ilmiah: Pembelajaran dari Kampung Adat Malasigi di Provinsi Papua Barat Daya

Read full text
Authors: Kafa Abdallah Kafaa, Wahid Nur Kartiko, Harsanto Mursyid, Danang Arif Darmawan
Cited by: 0

Abstract

Artikel ini menganalisis peran pariwisata ilmiah sebagai strategi pemberdayaan masyarakat multipihak dalam konteks masyarakat adat di Kampung Adat Malasigi, Provinsi Papua Barat Daya. Dengan mengadopsi perspektif pemberdayaan masyarakat, pariwisata ilmiah, dan pembangunan endogen, penelitian ini menunjukkan bagaimana integrasi pengetahuan lokal, konservasi ekologis, dan inovasi kolaboratif dapat memperkuat agensi sosial dan ekonomi masyarakat adat. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang pengambilan datanya dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata ilmiah tidak hanya mendiversifikasi sumber pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan memperluas legitimasi sosial melalui praktik wisata berbasis pengetahuan. Dalam hal ini, kolaborasi multipihak seperti FFI sebagai NGO konservasi, PT Pertamina EP Papua Field sebagai penyelenggara Program CSR MATA HATI MALASIGI, dan masyarakat adat Malasigi sebagai aktor utama telah berperan sebagai fasilitator kolaboratif yang memperkuat kapasitas lokal secara etis dan adaptif melalui pemberdayaan berbasis masyarakat.

Fields of Study & Subjects

Community-based Tourism Development and Sustainability Cultural and Artistic Studies Coastal Management and Development

Publication details

Journal / source
Journal of Social Development Studies
Volume
6
Issue
2
Publication date
5 January 2026
Language
ID