Pemberdayaan Masyarakat Adat melalui Pariwisata Ilmiah: Pembelajaran dari Kampung Adat Malasigi di Provinsi Papua Barat Daya
Abstract
Artikel ini menganalisis peran pariwisata ilmiah sebagai strategi pemberdayaan masyarakat multipihak dalam konteks masyarakat adat di Kampung Adat Malasigi, Provinsi Papua Barat Daya. Dengan mengadopsi perspektif pemberdayaan masyarakat, pariwisata ilmiah, dan pembangunan endogen, penelitian ini menunjukkan bagaimana integrasi pengetahuan lokal, konservasi ekologis, dan inovasi kolaboratif dapat memperkuat agensi sosial dan ekonomi masyarakat adat. Adapun penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi kasus yang pengambilan datanya dilakukan melalui teknik wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan Focus Group Discussion. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pariwisata ilmiah tidak hanya mendiversifikasi sumber pendapatan masyarakat, tetapi juga memperkuat identitas budaya dan memperluas legitimasi sosial melalui praktik wisata berbasis pengetahuan. Dalam hal ini, kolaborasi multipihak seperti FFI sebagai NGO konservasi, PT Pertamina EP Papua Field sebagai penyelenggara Program CSR MATA HATI MALASIGI, dan masyarakat adat Malasigi sebagai aktor utama telah berperan sebagai fasilitator kolaboratif yang memperkuat kapasitas lokal secara etis dan adaptif melalui pemberdayaan berbasis masyarakat.
Fields of Study & Subjects
Community-based Tourism Development and Sustainability
Cultural and Artistic Studies
Coastal Management and Development
Publication details
- Journal / source
- Journal of Social Development Studies
- Volume
- 6
- Issue
- 2
- Publication date
- 5 January 2026
- Language
- ID