Kajian Pola Permukiman Menggunakan Analisis Nearest Neighbour di Kecamatan Rancaekek
Abstract
Pola persebaran permukiman secara jelas dipengaruhi oleh variasi penggunaan lahan, kondisi topografi, ketinggian tempat dan faktor aksesibilitas daerah, kondisi sosial-ekonomi. Metode penelitian yang digunakan yaitu deskriptif kuantitatif. Nearest Neighbour Analisis atau analisis tetangga terdekat merupakan salah satu analisis yang digunakan untuk menjelaskan pola persebaran dari titik - titik lokasi tempat dengan menggunakan perhitungan yang mempertimbangkan, jarak, jumlah titik lokasi, dan luas wilayah, hasil akhir berupa perhitungan indeks memiliki rentangan antara 0 – 2,15.Nilai NNR tertinggi terdapat di Desa Rancaekek Kencana dengan nilai 1,101713, sedangkan nilai terendah terdapat di Desa Sukamanah dengan nilai NNR sebesar 0,36975. Nilai NNR hampir seluruh desa menunjukan pola permukiman yang berkelompok, Desa Sukamanah memiliki NNR terendah dengan jumlah penduduk sebesar 8.267 dan memiliki kepadatan penduduk sebesar 1.752 per Km2 serta luas wilayah sebesar 477 Ha. Dengan jumlah penduduk 22.910 jiwa dan luas wilayah sebesar 109,42 Ha memiliki kepadatan penduduk sebesar 20.741 per Km2. Melihat Pola Permukiman Kecamatan Rancaekek memiliki Nilai NNR sebesar 0,419287 yang memiliki pola permukiman mengelompok dengan total penduduk sebesar 183.706 jiwa dan luas yang dimiliki sebesar 4670,41 Ha.
Fields of Study & Subjects
Urban Design and Spatial Analysis
Regional Economics and Spatial Analysis
Urban and Rural Development Challenges
Publication details
- Journal / source
- Journal of Planning and Development Review
- Volume
- 1
- Issue
- 1
- Pages
- 45–50
- Publication date
- 9 February 2026
- Language
- ID