Kajian Prediksi Perubahan Guna Lahan Di Kecamatan Lembang Dengan Model Cellular Automata
Abstract
Kecamatan Lembang merupakan daerah yang berada di Kawasan Bandung Utara (KBU), Kawasan Bandung Utara merupakan kawasan yang difungsikan sebagai kawasan konservasi. Penggunaan lahan di Kecamatan Lembang yaitu lahan permukiman mengalami peningkatan dari 14,27% menjadi 17,12% dan hutan mengalami penurunan dari 25,32% menjadi 25,01%. Berdasarkan debit aliran Sungai Cikapundung dari tahun ke tahun mengalami peningkatan debit aliran. Jika perubahan penggunaan lahan dari kawasan lindung menjadi kawasan terbangun terus menerus terjadi maka akan mengganggu fungsi kawasan konservasi sebagai tempat meresapnya air sehingga akan meningkatkan potensi bencana. Dengan adanya isu maraknya pembangunan di Kecamatan Lembang, Perubahan lahan terbangun perlu diprediksi terutama pada suatu kawasan yang difungsikan sebagai kawasan lindung. Dalam hal ini dapat digunakan Model Cellular Automata (CA) dalam memprediksi dinamika perubahan penggunaan lahan. Hasil penelitian menunjukan bahwa lahan terbangun di Kecamatan Lembang dari tahun 2021 ke 2029 kemungkinan akan mengalami pertambahan sebesar 335,68 ha (20,64%). Jika dilihat kesesuaian lahan terbangun tersebut dengan Rencana Pola Ruang setempat maka dihasilkan kemungkinan bahwa sekitar 1359,00 Ha (69,27 %) lahan terbangun akan sesuai dan 602,80 Ha atau 30,73% lahan terbangun tidak sesuai dengan Rencana Pola Ruang. Ketidaksesuaian lahan terbangun tersebut didominasi akan berdiri pada kawasan pemberi perlindungan terhadap bawahannya atau secara rinci merupakan kawasan resapan air.
Fields of Study & Subjects
Land Use and Ecosystem Services
Remote Sensing and Land Use
Environmental Changes in China
Publication details
- Journal / source
- Journal of Planning and Development Review
- Volume
- 1
- Issue
- 1
- Pages
- 18–31
- Publication date
- 9 February 2026
- Language
- ID