Metode Fuzzy Mamdani untuk Pemetaan Risiko DBD Berdasarkan Data Kasus dan Kepadatan Penduduk di Gunungkidul

Read full text
Authors: Dwi Purnama, Ita Haryani Setiono
Cited by: 0

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat di Indonesia sehingga diperlukan pemetaan risiko yang sederhana namun informatif. Penelitian ini menggunakan metode Fuzzy Inference System (FIS) Mamdani untuk memetakan risiko DBD per kecamatan di Kabupaten Gunungkidul berdasarkan data 2019-2023. Variabel masukan meliputi rata-rata kasus DBD tahunan dan kepadatan penduduk (jiwa/km²). Kedua variabel difuzzifikasi menjadi tiga himpunan (rendah, sedang, tinggi), sedangkan keluaran berupa indeks risiko skala 0-100 dengan empat kategori. Hasil menunjukkan indeks risiko mampu mengelompokkan 18 kecamatan secara lebih rinci dan membaginya ke dalam 4 kategori risiko DBD (rendah, sedang, tinggi, dan sangat tinggi), serta menandai wilayah dengan kasus dan kepadatan penduduk tinggi sebagai prioritas pengendalian.

Fields of Study & Subjects

Dengue and Mosquito Control Research Decision Support System Applications Edcuational Technology Systems

Publication details

Journal / source
CESS (Journal of Computer Engineering System and Science)
Volume
11
Issue
1
Pages
97–112
Publication date
22 January 2026