Rumah Garam Daur Ulang Atasi Impor Garam dan Solusi Banjir Rob di Pantura, Jawa Barat

Read full text
Authors: Susanna Nurdjaman, Ivonne M. Radjawane, Ankiq Taofiqurohman S, Qonitah Khoirunnisa, Hudzaifah Hudzaifah, Sri Yulina Wulandari, Adhi Septian, Dimaz Akbar Umaro
Cited by: 0

Abstract

Wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat masih menghadapi dua permasalahan utama, yaitu ketergantungan pada impor garam akibat produksi lokal yang terbatas serta ancaman banjir rob yang merusak infrastruktur dan mengganggu mata pencaharian. Untuk menjawab hal tersebut, kegiatan pengabdian masyarakat ini memperkenalkan Recycle Salt House , fasilitas produksi garam yang dibangun dari botol plastik bekas sebagai solusi berbiaya rendah dan ramah lingkungan. Desain bertingkat memungkinkan rumah garam tetap berfungsi saat banjir rob sekaligus mendukung pengelolaan limbah plastik. Melalui kegiatan sosialisasi, persiapan, pelatihan, dan pendampingan, program ini berhasil membangun rumah garam di Desa Bungko Lor, Kabupaten Cirebon, yang telah menghasilkan garam pada uji coba awal. Keterlibatan KUD Mina Jaka Bhakti dan pemuda pesisir menunjukkan potensi program ini dalam meningkatkan produksi garam lokal, memberdayakan masyarakat, serta mendukung keberlanjutan lingkungan di wilayah pesisir.

Fields of Study & Subjects

Waste Management and Recycling Agricultural and Environmental Management Coastal Management and Development

Publication details

Journal / source
Farmers Journal of Community Services
Volume
7
Issue
1
Pages
13–18
Publication date
11 February 2026
Language
ID