RELATIONSHIP BETWEEN SEA SURFACE TEMPERATURE AND CHLOROPHYLL-A WITH YELLOWFIN TUNA CATCH AT THE CILACAP OCEAN FISHING PORT, INDONESIA
Abstract
Pelabuhan Perikanan Laut (PPS) Cilacap merupakan pusat utama penangkapan tuna sirip kuning (Thunnus albacares) di Jawa Selatan. Tujuan penelitian ini adalah untuk memetakan distribusi suhu permukaan laut dan konsentrasi klorofil-a, mengidentifikasi area penangkapan tuna sirip kuning di perairan PPS Cilacap (Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia/WPPNRI 573 dan laut lepas), dan meneliti hubungan antara suhu permukaan laut dan klorofil-a dengan hasil tangkapan tuna sirip kuning. Berdasarkan buku catatan bulanan PPS Cilacap untuk tahun 2019 hingga 2023, data yang digunakan meliputi lokasi penangkapan dan jumlah tuna sirip kuning yang dihasilkan. Citra satelit Aqua MODIS Level 3 pada periode waktu yang sama memberikan informasi tentang suhu permukaan laut dan klorofil-a. Hubungan antara suhu permukaan laut dan klorofil-a dengan hasil tangkapan tuna sirip kuning diteliti menggunakan regresi linier berganda di Microsoft Excel 365. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tuna sirip kuning tertangkap pada kisaran antara 8–15 ºLS dan 100–112 ºBT, dengan konsentrasi tangkapan tertinggi berada pada kisaran antara 8–11 ºLS dan 108–111 ºBT. Suhu permukaan laut berkisar antara 25–30 °C, dengan konsentrasi klorofil-a berkisar antara 0,05–0,28 mg/m³. Menurut model regresi, suhu permukaan laut dan klorofil-a secara gabungan menyumbang 16% dari varians tangkapan (R2 = 0,16), menunjukkan bahwa variabel lain lebih penting.
Fields of Study & Subjects
Marine and fisheries research
Oceanographic and Atmospheric Processes
Marine and coastal ecosystems
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Teknologi Perikanan dan Kelautan
- Volume
- 17
- Issue
- 1
- Pages
- 56–68
- Publication date
- 9 February 2026
- Language
- ID