Transmediasi Tradisi Ronjengan Probolinggo Dalam Medium Lagu “Ronjengan” Karya Peni Priyono
Abstract
Penelitian ini mengkaji proses transmediasi tradisi Ronjengan Probolinggo ke dalam medium lagu Ronjengan ciptaan Peni Priyono. Tradisi Ronjengan merupakan praktik budaya agraris yang berkaitan dengan kegiatan menumbuk padi serta perayaan panen masyarakat Probolinggo. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan proses alih wahana yang terjadi, serta menjelaskan bagaimana nilai, makna, dan pengalaman tradisi tersebut dihadirkan kembali dalam bentuk karya lagu sebagai medium baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi terhadap karya lagu Ronjengan, wawancara dengan pencipta lagu, serta studi dokumentasi dan literatur terkait. Kerangka teoretis penelitian ini bertumpu pada teori alih wahana yang dikemukakan oleh Sapardi Djoko Damono (2018), khususnya konsep penciutan, penambahan atau perluasan, dan variasi sebagai mekanisme yang wajar dalam proses pengalihan medium. Analisis bentuk lagu digunakan sebagai alat bantu untuk memahami bagaimana proses transmediasi berlangsung, meliputi kajian motif, frase, dan periode sebagai representasi penyusunan ulang makna tradisi ke dalam medium lagu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lagu Ronjengan bukan merupakan tiruan langsung dari tradisi Ronjengan, melainkan karya baru yang memiliki identitas artistik tersendiri, fungsi sosial yang berbeda, serta ruang distribusi yang lebih luas. Melalui proses transmediasi, tradisi Ronjengan tetap dipertahankan nilai-nilai budayanya sekaligus dihadirkan dalam bentuk yang relevan dengan konteks masyarakat masa kini.
Fields of Study & Subjects
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Coastal Management and Development
Cultural and Artistic Studies
Publication details
- Journal / source
- Riwayat Educational Journal of History and Humanities
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 42–57
- Publication date
- 1 January 2026