Intimidasi dalam Kata: Studi Linguistik Forensik terhadap Pola Bahasa Pelaku Kekerasan Seksual terhadap Anak di Merauke

Read full text
Authors: Ekfindar Diliana, Ricardo Goncalves Klau
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk (1) mengidentifikasi pola bahasa pelaku, (2) menganalisis strategi manipulasi dan intimidasi, (3) menjelaskan fungsi bahasa sebagai kontrol psikologis, dan (4) mengungkap pengaruh faktor sosial-budaya lokal terhadap wacana pelaku. Data penelitian diperoleh dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP), rekaman percakapan, dan dokumen terkait kasus kekerasan seksual anak. Analisis dilakukan menggunakan pendekatan Critical Discourse Analysis, ethnography of communication, dan linguistik forensik untuk mengungkap bagaimana tuturan pelaku membangun relasi kuasa, menimbulkan rasa bersalah pada korban, dan memanfaatkan norma sosial-budaya lokal untuk menundukkan anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaku menggunakan pola bahasa yang sistematis, termasuk janji hadiah, ungkapan kasih sayang palsu, serta ancaman terselubung untuk mengintimidasi korban, yang secara efektif mengontrol perilaku dan psikologi anak. Pola intimidasi ini diperkuat oleh praktik komunikasi lokal yang menekankan hierarki usia dan kepatuhan terhadap figur dewasa. Temuan ini mengisi gap penelitian terdahulu yang cenderung menyoroti interaksi daring atau korban dewasa, dengan menunjukkan bagaimana bahasa pelaku berfungsi sebagai bukti tekstual penting untuk kepentingan pembuktian hukum dan strategi perlindungan anak. Penelitian ini memberikan implikasi bagi pengembangan metode linguistik forensik di konteks lokal dan mendukung upaya pencegahan serta penanganan kekerasan seksual terhadap anak di wilayah Merauke.

Fields of Study & Subjects

Legal and Social Justice Studies Linguistics and Language Analysis Gender and Women's Rights

Publication details

Journal / source
Riwayat Educational Journal of History and Humanities
Volume
9
Issue
1
Pages
149–163
Publication date
2 January 2026