BAGAIMANA PENGARUH RELIGIUSITAS DAN KELOMPOK REFERENSI TERHADAP PEMBELIAN KEMBALI? KASUS BOIKOT PRODUK YANG DIDUGA MENDUKUNG ZIONIS
Abstract
Penelitian ini membahas fenomena global terkait gerakan BDS (Boikot, Divestasi, dan Sanksi) terhadap Israel, dengan fokus pada perilaku konsumen Indonesia dalam konteks boikot produk Unilever. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis pengaruh religiosity (religiusitas) dan reference group (kelompok referensi) terhadap keputusan repurchase (pembelian kembali). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan regresi linier berganda, yang diolah melalui program SPSS versi 17. Variabel independen terdiri dari religiusitas (X1) dan kelompok referensi (X2), sedangkan variabel dependen adalah keputusan pembelian kembali (Y). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua variabel bebas memiliki pengaruh signifikan terhadap keputusan repurchase. Hipotesis pertama (H1), yang menyatakan bahwa religiusitas berpengaruh dalam mencegah konsumen melakukan pembelian kembali produk Unilever, terbukti dengan nilai signifikansi 0,006. Hipotesis kedua (H2), yang menyatakan bahwa kelompok referensi berpengaruh dalam mencegah repurchase, juga terbukti dengan nilai signifikansi 0,001. Selain itu, nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,548 menunjukkan bahwa 54,8% variasi keputusan repurchase dapat dijelaskan oleh kedua variabel tersebut, sementara 45,2% sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor religius dan sosial dalam membentuk perilaku konsumen dalam isu boikot.
Fields of Study & Subjects
Consumer Behavior and Marketing Influence
Halal products and consumer behavior
Consumer Behavior in Brand Consumption and Identification
Publication details
- Journal / source
- E-Jurnal Manajemen Universitas Udayana
- Volume
- 15
- Issue
- 2
- Pages
- 170–186
- Publication date
- 8 February 2026
- Language
- ID