Formulasi Sediaan Lotion Antinyamuk Dari Ekstrak Daun Malapari (Pongamia Pinnata (L.) Pierre) Terhadap Nyamuk Aedes Aegypti (Linnaeus, 1762)

Read full text
Authors: I Gusti Ayu Suasthiti Asri, Ni Luh Arpiwi, Ni Made Suartini
Cited by: 0

Abstract

Nyamuk merupakan vektor penyakit yang dapat menyebarkan beberapa jenis penyakit seperti Demam Berdarah Dengue (DBD), Malaria, Filariasis, Chikungunya dan Japanese encephalitis. Masyarakat diharapkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap keberadaan nyamuk khususnya pada nyamuk Aedes aegypti yang dapat membawa virus dengue penyebab DBD. Salah satu cara untuk memberikan perlindungan kulit dari gigitan nyamuk dan dapat diterapkan sehari-hari secara terus-menerus yaitu dengan mengaplikasikan bahan antinyamuk kedalam lotion yang terbuat dari ekstrak daun malapari yang memiliki beberapa senyawa kandungan tumbuhan obat yang berkhasiat sebagai antinyamuk diantaranya: flavonoid, steroid, alkaloid dan terpenoid. Pembuatan ekstrak daun malapari pada lotion ini menggunakan metode ekstraksi dengan cara maserasi. Adapun tujuan dari pembuatan lotion antinyamuk yaitu untuk mengetahui daya proteksi lotion antinyamuk dengan konsentrasi yang berbeda terhadap gigitan nyamuk Ae. aegypti dan mengetahui tingkat kesukaan probandus terhadap lotion antinyamuk ekstrak daun malapari. Hasil uji daya proteksi menunjukkan persentase daya proteksi berbeda nyata antar perlakuannya (P

Fields of Study & Subjects

Insect Pest Control Strategies Dengue and Mosquito Control Research Essential Oils and Antimicrobial Activity

Publication details

Journal / source
Metamorfosa Journal of Biological Sciences
Volume
12
Issue
1
Pages
13–23
Publication date
25 January 2026
Language
ID