Identifikasi Potensi Mineralisasi Emas di Kecamatan Sangir menggunakan Data Geomagnetik EMM 2017

Read full text
Authors: Intan Fitri, Arif Budiman
Cited by: 0

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki potensi sumber daya mineral emas yang signifikan, khususnya pada wilayah yang berada di sepanjang jalur magmatik Sumatera. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi persebaran mineralisasi emas di Kecamatan Sangir, Kabupaten Solok Selatan, menggunakan data geomagnetik sekunder. Data yang digunakan berupa model Enhanced Magnetic Model (EMM) 2017 yang diperoleh dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). Pengolahan data dilakukan melalui tahapan koreksi IGRF, perhitungan anomali magnetik total, pemisahan anomali regional dan residual dan transformasi reduksi ke kutub (RTP) menggunakan perangkat lunak Oasis Montaj. Hasil penelitian menunjukkan bahwa anomali residual setelah reduksi ke kutub berkisar antara −1,0935 hingga 1,1861 nT. Berdasarkan kondisi geologi setempat, zona dengan anomali magnetik rendah yang berkembang di bagian tengah hingga barat wilayah penelitian diinterpretasikan sebagai zona alterasi dan rekahan yang berpotensi menjadi jalur pergerakan fluida hidrotermal. Zona dengan anomali magnetik sedang hingga tinggi yang berkembang di bagian timur, timur-tengah, dan tenggara wilayah penelitian diinterpretasikan sebagai respon dari batuan bermagnet tinggi yang berasosiasi dengan mineral sulfida (pirit) dan sistem porfiri, sehingga zona tersebut diidentifikasi sebagai zona prospektif yang berpotensi mengandung mineralisasi emas.

Fields of Study & Subjects

Geophysical and Geoelectrical Methods Geochemistry and Geologic Mapping Geophysical Methods and Applications

Publication details

Journal / source
Jurnal Fisika Unand
Volume
15
Issue
1
Pages
79–86
Publication date
6 February 2026