Identifikasi Potensi Mineral Nikel Laterit Menggunakan Data Geomagnetik EMM (Enchanted Magnetic Model) 2017 di Kecamatan Poli Polia
Abstract
Telah dilakukan penelitian memanfaatkan data geomagnetik sekunder Enhanced Magnetic Model (EMM) 2017. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi keberadaan serta sebaran lateral mineral nikel laterit di Kecamatan Poli Polia. Tahapan pengolahan data meliputi koreksi International Geomagnetic Reference Field (IGRF), transformasi Reduce to Pole (RTP), serta pemisahan anomali regional dan residual. Selanjutnya, analisis dan interpretasi dilakukan dengan membandingkan peta anomali residual terhadap peta geologi regional. Hasil transformasi RTP diperoleh nilai anomali magnetik residual berkisar antara -0,8 nT hingga 0,7 nT dengan nilai anomali tinggi berkisar dari 0,5 nT hingga 0,7 nT dan rendah berkisar antara -0,8 nT hingga -0,6 nT. Di bagian barat daya wilayah penelitian terdapat zona anomali magnetik rendah yang dikelilingi oleh zona anomali magnetik rendah, sedangkan di bagian utara sebaliknya. Hasil interpretasi data menunjukkan zona anomali tinggi di bagian barat daya berhubungan dengan keberadaan Kompleks Ultramafik (Ku) yang tersusun atas batuan peridotit dan serpentin, sedangkan zona anomali rendah diinterpetasikan sebagai area prospektif yang mengandung mineral nikel laterit. Sementara itu, di bagian utara zona anomali rendah berkorelasi dengan Kompleks Mekongga (Pzm) yang tersusun atas batuan metamorf dan batuan sedimen. Adanya zona anomali tinggi pada area ini mengidikasikan terdapatnya kelurusan geologi seperti sesar atau kekar yang memainkan peran penting dalam meningkatkan respon magnetik lokal.
Fields of Study & Subjects
Geophysical and Geoelectrical Methods
Geochemistry and Geologic Mapping
Geophysical Methods and Applications
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Fisika Unand
- Volume
- 15
- Issue
- 1
- Pages
- 87–93
- Publication date
- 10 February 2026
- Language
- ID