Paparan Kerja Berbasis Shift sebagai Determinan Tekanan Darah di Lingkungan Kerja Manufaktur: Studi Potong Lintang pada Pekerja Industri Bahan Plafon
Abstract
Kerja shift, khususnya shift malam atau shift rotasi, merupakan sistem kerja yang umum diterapkan pada industri manufaktur untuk menjaga keberlangsungan proses produksi. Namun, pola kerja ini berpotensi mengganggu ritme sirkadian tubuh dan memengaruhi regulasi tekanan darah melalui perubahan hormonal serta disfungsi kardiovaskular. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kerja shift dan kejadian hipertensi pada pekerja industri pembuatan bahan plafon. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Sampel terdiri dari 49 pekerja yang masuk kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Data dianalisis menggunakan uji chi-square untuk mengetahui hubungan antara kerja shift dan kejadian hipertensi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara kerja shift dan kejadian hipertensi (p = 0,000). Proporsi hipertensi pada pekerja dengan paparan shift berisiko tinggi mencapai 80% (12 dari 15 responden), sedangkan pada kelompok shift berisiko rendah sebesar 20,6% (7 dari 34 responden). Temuan ini menunjukkan bahwa pekerja dengan paparan shift berisiko tinggi memiliki kecenderungan yang lebih besar untuk mengalami hipertensi dibandingkan pekerja dengan risiko shift rendah. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa kerja shift berhubungan signifikan dengan kejadian hipertensi, sehingga diperlukan upaya pencegahan melalui pengaturan pola shift kerja serta peningkatan edukasi kesehatan dan keselamatan kerja
Fields of Study & Subjects
Sleep and Work-Related Fatigue
Blood Pressure and Hypertension Studies
Workplace Health and Well-being
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Keselamatan Kesehatan Kerja dan Lingkungan
- Volume
- 7
- Issue
- 1
- Pages
- 35–44
- Publication date
- 12 February 2026
- Language
- ID