PEMANFAATAN SENSOR INFRARED SEBAGAI PENGENDALIAN INTERNAL BERBASIS ERM PADA RISIKO KENDARAAN DUMP TRUCK DI PT BUMA
Abstract
Industri pertambangan memiliki tingkat risiko operasional yang tinggi, khususnya pada aktivitas hauling yang melibatkan dump truck berukuran besar. Keterbatasan visibilitas kendaraan, kondisi lingkungan kerja yang dinamis, serta faktor human error menjadi penyebab dominan terjadinya kecelakaan kerja yang berpotensi menimbulkan fatalitas dan gangguan operasional. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan teknologi sensor inframerah sebagai penguatan pengendalian internal operasional berbasis Enterprise Risk Management (ERM) dalam mengelola risiko keterbatasan visibilitas dump truck di PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA). Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dengan pihak manajemen operasional dan unit manajemen risiko yang dipilih secara purposive, serta dianalisis secara deskriptif menggunakan kerangka COSO ERM. Hasil penelitian menunjukkan bahwa risiko keterbatasan visibilitas dan human error tergolong sebagai risiko operasional yang tidak dapat ditoleransi (intolerable risk). Meskipun BUMA telah menerapkan berbagai sistem pengendalian dan teknologi keselamatan, masih terdapat celah pengendalian pada area blind spot kendaraan. Pemanfaatan sensor inframerah berperan sebagai risk treatment yang bersifat preventif dan detektif, serta relevan dengan lima komponen COSO ERM. Integrasi sensor inframerah dengan sistem manajemen risiko perusahaan berpotensi menurunkan tingkat risiko sisa (residual risk), meningkatkan keselamatan kerja, dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.
Fields of Study & Subjects
Industrial and Mining Safety
Risk Management in Financial Firms
Occupational Health and Safety Research
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Ekonomi Trisakti
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 353–362
- Publication date
- 10 February 2026
- Language
- ID