FAKTOR RISIKO STUNTING PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PESANGGRAHAN
Abstract
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara berkelanjutan melakukan berbagai upaya percepatan penurunan stunting menuju target zero stunting. Oleh karena itu, pemahaman terhadap faktor risiko stunting menjadi sangat penting, mengingat setiap wilayah memiliki karakteristik dan determinan risiko yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor risiko stunting yang berhubungan dengan status gizi balita di Kelurahan Petukangan Selatan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna secara statistik antara status gizi balita berdasarkan indikator tinggi badan menurut umur (TB/U) dengan beberapa faktor, yaitu jumlah anak dalam keluarga, kepadatan hunian, frekuensi konsumsi jajanan, asupan makan, praktik pemberian makan, serta pola asuh makan, dengan nilai p < 0,05. Berdasarkan temuan tersebut, rekomendasi yang diberikan kepada Puskesmas Pesanggrahan adalah peningkatan kegiatan edukasi gizi, khususnya terkait pengurangan konsumsi jajanan tidak sehat, serta penguatan praktik pemberian makan dan pola asuh makan yang tepat sebagai upaya menurunkan faktor risiko stunting di wilayah kerja tersebut.
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Child Nutrition and Water Access
Maternal and Neonatal Healthcare
Publication details
- Journal / source
- JURNAL PENELITIAN DAN KARYA ILMIAH LEMBAGA PENELITIAN UNIVERSITAS TRISAKTI
- Volume
- 11
- Issue
- 1
- Pages
- 122–135
- Publication date
- 14 January 2026