Makna Pragmatik Idiom dalam Anime Kimi Ni Todoke

Read full text
Authors: Kadek Arinda Juniandari, Ni Wayan Meidariani
Cited by: 0

Abstract

Idiom digunakan untuk menyampaikan perasaan, sikap, serta nilai budaya secara tidak langsung. Dalam karya audiovisual seperti anime, idiom sering kali tidak diungkapkan secara eksplisit, melainkan tercermin melalui konteks situasi, intonasi, dan interaksi antar tokoh. Anime Kimi ni Todoke karya Karuho Shiina menampilkan hubungan sosial dan emosional yang kuat antar karakter, sehingga menjadi media yang relevan untuk mengkaji penggunaan idiom bahasa Jepang. Penelitian ini bertujuan menganalisis idiom bahasa Jepang dalam anime Kimi ni Todoke. Fokus pembahasan, makna dan fungsi idiom dalam menggambarkan situasi emosional serta nilai budaya. Sumber data berasal dari, WKWK Japan dan Rosetta Stone, dan Todai Easy Japanese News. Data diperoleh melalui observasi episode musim pertama Kimi ni Todoke, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif dengan pendekatan semantik dan pragmatik. Pemahaman idiom dalam anime tidak cukup dilakukan secara semantik, tetapi memerlukan pendekatan pragmatik untuk memahami makna konteks situasi dan relasi penutur. Analisis ini memungkinkan pemahaman mendalam terhadap makna idiomatik dalam kaitannya dengan konteks sosial yakni, kao ga hiroi, katami ga semai, mimi ga hayai dan komunikasi antar tokoh yakni, kuuki o yomu, iwanuga hana. Hasil penelitian menunjukkan lima idiom yang menjadi fokus penelitian digunakan sebagai alat analisis menginterpretasikan ekspresi emosi, dinamika hubungan, dan refleksi nilai budaya Jepang dalam anime.

Fields of Study & Subjects

Linguistics and Language Analysis Language Discourse Communication Strategies Language and Culture

Publication details

Journal / source
Ayumi jurnal budaya bahasa dan sastra
Volume
12
Issue
2
Pages
207–218
Publication date
6 January 2026
Language
ID