PERAN DP3AP2KB DALAM PENCEGAHAN PERKAWINAN ANAK DAN DAMPAKNYA TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA PUTRI DI KOTA KEDIRI

Read full text
Authors: Reny Nugraheni, Fatimah El Jawwadiyyah
Cited by: 0

Abstract

Latar belakang: Perkawinan anak masih menjadi masalah serius di Kota Kediri, dengan angka dispensasi kawin yang cukup tinggi. Praktik ini berdampak negatif terhadap kesehatan reproduksi remaja putri. DP3AP2KB Kota Kediri telah melaksanakan berbagai program pencegahan, namun efektivitasnya terhadap kesehatan reproduksi belum sepenuhnya terukur. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Dengan sampel berjumlah 100 remaja putri usia 15–19 tahun yang telah mendapat intervensi dari DP3AP2KB. Dipilih mengunakan sampling insidental. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis mengunakan uji Chi-Square. Hasil: Terdapat hubungan yang signifikan antara keterlibatan DP3AP2KB dalam pencegahan perkawinan anak dengan kesehatan reproduksi remaja putri (p value < 0,05). Dukungan sosial dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah juga berhubungan signifikan terhadap kesehatan reproduksi remaja putri (p value < 0,05). Kesimpulan: Peran DP3AP2KB dan dukungan sosial yang memadai berkontribusi positif terhadap peningkatan kesehatan reproduksi remaja putri di Kota Kediri. Tujuan: : Menganalisis pengaruh keterlibatan DP3AP2KB dan dukungan sosial terhadap kesehatan reproduksi remaja putri di Kota Kediri. Hasil: Distribusi responden berdasarkan peran DP3AP2KB dalam pencegahan perkawinan anak menunjukkan bahwa sebanyak 73 responden (70,9%) menilai keterlibatan DP3AP2KB dalam kategori baik. Distribusi responden berdasarkan dukungan sosial menunjukkan bahwa 74 responden (71,8%) mendapatkan dukungan sosial yang baik dari keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Pada variabel kesehatan reproduksi, sebanyak 75 responden (72,8%) memiliki kondisi kesehatan reproduksi yang sehat. Kesimpulan: peran DP3AP2KB dan dukungan sosial yang memadai berkontribusi positif terhadap peningkatan kesehatan reproduksi remaja putri di Kota Kediri. Saran: Disarankan peningkatan edukasi berkelanjutan dan kolaborasi multisektor dalam upaya pencegahan perkawinan anak.

Fields of Study & Subjects

Marriage and Family Dynamics Adolescent Health and Behaviors Methodologies in Health Research and Practice

Publication details

Journal / source
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia
Volume
20
Issue
4
Pages
13–13
Publication date
2 January 2026