Peningkatan Literasi Digital Orang Tua untuk Melindungi Anak dari Konten Negatif di Desa Mangunrekso Pati

Read full text
Authors: Nia Lailin Nisfa, Irma Nur Af’idah, Ulil Maftukhah Rohmah
Cited by: 1

Abstract

Perkembangan teknologi informasi yang pesat membawa dampak positif sekaligus risiko bagi anak-anak, terutama paparan konten digital yang tidak sesuai usia. Minimnya literasi digital orang tua di Desa Mangunrekso, Kabupaten Pati, mendorong perlunya program pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kemampuan pengasuhan anak di era digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini mengusung tema “Peningkatan Literasi Digital untuk Orang Tua: Mengawal Anak dari Bahaya Konten Negatif di Era Digital” dengan pendekatan Asset-Based Community Development (ABCD). Program ini memanfaatkan aset lokal seperti kader PKK, guru PAUD, dan balai desa sebagai mitra pelaksana untuk menyelenggarakan penyuluhan, pelatihan digital parenting, pengaturan screen time, penggunaan parental control, dan komunikasi terbuka antara orang tua dan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada empat indikator utama: pemahaman literasi digital, kemampuan mengatur screen time, pemanfaatan parental control, dan komunikasi terbuka dengan anak. Temuan ini mengindikasikan bahwa metode ABCD efektif memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan potensi lokal untuk meningkatkan literasi digital orang tua. PKM ini berkontribusi dalam membangun lingkungan digital yang lebih aman bagi anak-anak di Desa Mangunrekso sekaligus memperkuat jejaring belajar berbasis komunitas sebagai upaya keberlanjutan program.

Fields of Study & Subjects

Educational Methods and Impacts Islamic Finance and Communication Child Development and Digital Technology

Publication details

Journal / source
E-Dimas Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher
Universitas PGRI Semarang
Volume
17
Issue
1
Pages
72–77
Publication date
31 March 2026