Pengaruh Bahan Pengisi Dan Waktu Pengeringan Terhadap Karakteristik Fisikokimia Pada Granul Effervescent Temulawak

Read full text
Authors: Aliftiya Dewi Nur Kumalasari, Arief Rakhman Affandi, Iffah Muflihati, Enny Purwati Nurlaili
Cited by: 0

Abstract

Temulawak merupakan tanaman rimpang yang dapat digunakan sebagai bahan baku pembuatan produk pangan fungsional. Pemilihan produk granul effervescent karena selain dapat menutupi rasa pahit temulawak juga untuk meningkatkan daya tarik konsumen terhadap inovasi produk pangan. Metode percobaan yang digunakan yaitu faktorial dengan pola dasar RAL (Rancangan Acak Lengkap). Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh variasi bahan pengisi maltodekstrin dan xylitol dengan variasi lama pengeringan yaitu 2 jam, 3 jam, dan 4 jam terhadap sifat fisikokimia granul effervescent temulawak. Hasil penelitian menunjukkan perlakuan yang dilakukan berpengaruh terhadap karakteristik fisiko-kimia produk. Granul effervescent temulawak yang dihasilkan memiliki kadar total fenol 0,05-0,07 mg/g dan kecepatan larut 0,04- 0,05g/s. Granul tersebut juga memiliki tingkat higroskopisitas atau daya serap air sebanyak 1,92-2,21%. Kadar air yang terkandung dalam produk sebanyak 1,40-1,94% (b/b). Hasil analisis kesukaan, panelis lebih suka terhadap perlakuan ini dengan Tingkat kesukaan 2,93 yang berati agak suka hingga netral. Sedangkan pada uji deskriptif organoleptik menghasilkan warna yang cukup kuning, rasa agak pahit, rasa cukup asam, dan rasa cukup manis. Produk dengan perlakuan bahan pengisi xylitol dan lama pengeringan 3 jam paling disukai saat analisis organoleptik dan memiliki karakteristik fisikokimia terbaik.Kata Kunci : Temulawak; granul effervescent; maltodekstrin; pengeringan; xylitol.

Fields of Study & Subjects

Microencapsulation and Drying Processes Food Drying and Modeling Agricultural and Biological Research

Publication details

Journal / source
Jurnal Ilmu Pangan dan Hasil Pertanian
Volume
8
Issue
2
Pages
235–247
Publication date
15 January 2026