Work-Life Balance dan Kepuasan Kerja: Mediasi oleh Stres Kerja

Read full text
Authors: Sekar Dwi Ningrum, Friska Utami Saraswati Sembiring, Holisane Angela Br. Keliat, Delyani Fatmawina Pulungan
Cited by: 1

Abstract

Tuntutan pekerjaan yang tinggi sering kali menghambat keseimbangan kehidupan kerja dan pribadi, yang berpotensi memicu stres serta menurunkan kepuasan kerja. Penelitian kuantitatif ini bertujuan menguji pengaruh work-life balance (WLB) terhadap kepuasan kerja dengan stres kerja sebagai variabel mediasi. Subjek penelitian adalah 263 karyawan (55,89% laki-laki (n=147) dan 44,11% perempuan (n=116)) perusahaan distribusi minuman kemasan dengan rata-rata usia 31,59 tahun (rentang usia 20–50 tahun), yang dipilih melalui teknik random sampling. Analisis data dilakukan dengan pendekatan Structural Equation Modeling menggunakan SmartPLS. Skala yang digunakan adalah skala work-life balance yang telah diadaptasi ke Bahasa Indonesia oleh Maimunah et al. (2024) (α=0,864), job stress scale yang diadaptasi ke Bahasa Indonesia oleh Vandiya & Etikariena (2018) (α=0,830), dan kepuasan kerja yang diadaptasi ke Bahasa Indonesia oleh Nolandari et al. (2016) (α=0,70). Hasil analisis menunjukkan bahwa seluruh item memiliki kualitas butir yang baik (nilai outer loading > 0,70). Hasil penelitian menunjukkan bahwa work-life balance berpengaruh signifikan dengan hubungan yang negatif terhadap kepuasan kerja (β= -0,438; p< 0,001) dan hubungan yang positif dengan stres kerja (β=0,675; p

Fields of Study & Subjects

Work-Family Balance Challenges Occupational Health and Safety Management Interdisciplinary Studies and Sociocultural Dynamics

Publication details

Journal / source
Humanitas (Jurnal Psikologi)
Publisher
Maranatha Christian University
Volume
10
Issue
1
Pages
59–80
Publication date
30 April 2026