Hubungan Usia Pasien, Jenis Fraktur, dan Lokasi Fraktur Tulang Panjang dengan Komplikasi Pasca Bedah di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangka Raya Tahun 2023

Read full text
Authors: Sania Zahra, Angeline Novia Toemon, Rian Ka Praja, Syamsul Arifin, Shinta Nugrahini
Cited by: 0

Abstract

Fraktur tulang panjang merupakan cedera yang sering memerlukan tindakan pembedahan. Namun, komplikasi pasca bedah, seperti infeksi, perdarahan, nonunion, sering terjadi dan dapat memengaruhi kualitas hidup pasien. Faktor-faktor seperti usia pasien, jenis fraktur, dan lokasi fraktur berkontribusi terhadap risiko komplikasi pasca bedah. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara usia pasien, jenis fraktur, dan lokasi fraktur tulang panjang dengan komplikasi pasca bedah di RSUD dr. Doris Sylvanus Palangkaraya tahun 2023. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional dengan data rekam medis pasien fraktur tulang panjang yang menjalani pembedahan pada tahun 2023. Total 112 pasien dipilih melalui metode total sampling. Analisis data menggunakan uji chi-square untuk hubungan bivariat. Mayoritas pasien berusia di bawah 60 tahun (83,9%) dengan jenis fraktur tertutup (75%) dan lokasi fraktur di ekstremitas bawah (60,7%). Analisis bivariat menunjukkanhubungan signifikan antara usia pasien (p = 0,002) dan lokasi fraktur (p = 0,010) dengan komplikasi pasca bedah. Namun, jenis fraktur tidak berhubungan signifikan (p = 0,229). Usia pasien dan lokasi fraktur tulang panjang berhubungan signifikan dengan komplikasi pasca bedah, sedangkan jenis fraktur tidak menunjukkan hubungan signifikan.

Fields of Study & Subjects

Bone fractures and treatments Hip and Femur Fractures Orthopedic Surgery and Rehabilitation

Publication details

Journal / source
Journal Of Medicine & Health
Volume
8
Issue
1
Pages
27–36
Publication date
27 February 2026
Language
ID