INSERTION OF DISSOLVED ORGANIC MATTER BASED OF PROBIOTICS WITH DIFFERENT DOSAGES IN AQUACULTURE MEDIA TO KELABAU FISH (Osteochillus melanopleura) LARVAE SURVIVAL

Read full text
Authors: Rini Marlida, Rina Fitriana Yanto Isdaryanto Iskandar, Ika Purnama Sari
Cited by: 0

Abstract

Ikan kelabau (Osteochilus melanopleura) merupakan ikan ekonomis penting di Kalimantan Selatan dan telah dibudidayakan. Namun masih banyak kendala yang sering ditemui pada budidayanya terutama masalah rendahnya sintasan larva yang dihasilkan. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui dosis probiotik terbaik terhadap sintasan larva ikan kelabau (O. melanopleura). Penelitian ini dilakukan selama 3 (tiga) bulan. Tempat penelitian adalah Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Metode eksperimental Rancangan Acak (RAL) dengan tiga perlakuan dan tiga ulangan digunakan dalam penelitian ini. Perlakuan A pemberian bahan organik terlarut berupa probiotik 0 ml/L (sebagai kontrol), perlakuan B pemberian 0,5 ml/L, perlakuan C pemberian 1 ml/L. Wadah penelitian masing-masing diisi sebanyak 3 liter air dengan ketinggian air 15,9 cm serta padat tebar larva sebanyak 45 ekor pada setiap perlakuan. Hasil penelitian sintasan larva ikan kelabau di perlakuan A 95,24%, perlakuan B 96,03%, perlakuan C 96,83%. Hasil uji Anova menunjukan bahwa pemberian bahan organik terlarut berbasis probiotik tidak berpengaruh pada sintasan larva ikan kelabau. Hasil pengukuran kualitas air untuk parameter suhu dan pH sesuai untuk pemeliharaan dan kelangsungan hidup larva ikan kelabau selama pengamatan.

Fields of Study & Subjects

Aquatic life and conservation Food and Agricultural Sciences Marine and Coastal Ecosystems

Publication details

Journal / source
Jurnal Perikanan Unram
Volume
15
Issue
6
Pages
3102–3109
Publication date
5 January 2026