FINANCIAL FEASIBILITY ANALYSIS OF SEMI-INTENSIVE SHRIMP FARMING IN CIHERAS VILLAGE, TASIKMALAYA

Read full text
Authors: Rayhan Zein, Ine Maulida, Ibnu Dwi Buwono, Atikah Nurhayati
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kelayakan ekonomi usaha budidaya tambak udang vaname (Litopenaeus vannamei) dengan sistem semi-intensif di Desa Ciheras, Kabupaten Tasikmalaya. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan metode sensus pada 10 petambak udang yang mewakili teknologi budidaya semi-intensif. Data yang dikumpulkan meliputi biaya investasi, biaya operasional, hasil produksi, dan penerimaan dari penjualan udang. Analisis finansial dilakukan melalui empat indikator utama, meliputi keuntungan (profit), Revenue Cost Ratio (R/C), Break Even Point (BEP), dan Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata keuntungan bersih yang diperoleh petambak per siklus mencapai Rp58.750.000. Usaha tambak di Desa Ciheras dinyatakan layak dijalankan berdasar uji kelayakan finansial (Revenue Cost Ratio 1,35; Payback Period 2,54 tahun, dan Break Even Point Rp413.501.004 per tahun). Penerapan operasional tambak di musim hujan lebih menguntungkan dibanding musim kemarau dengan nilai Revenue Cost Ratio 1,64; Payback Period 2,82 tahun, dan Break Even Point Rp134.576.392. Temuan ini memperlihatkan bahwa usaha budidaya udang vaname semi-intensif di Desa Ciheras tidak hanya layak secara ekonomi, namun berpotensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir. Salah satu kunci penting profitabilitas tambak semi-intensif ini menekankan pentingnya efisiensi biaya produksi, terutama pada komponen pakan dan benur. Hasil akhir riset ini diharapkan menjadi acuan operasional tambak bagi pembudidaya, investor, maupun pemerintah daerah.

Fields of Study & Subjects

Aquatic life and conservation Marine and Coastal Ecosystems Adolescent Health and Behaviors

Publication details

Journal / source
Jurnal Perikanan Unram
Volume
15
Issue
6
Pages
3125–3136
Publication date
5 January 2026