PENGARUH ANASTESI EKSTRAK DAUN KECUBUNG (Datura metel L) DENGAN KADAR YANG BERBEDA TERHADAP KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN BAWAL (Colossoma macropomum) SELAMA TRANSPORTASI SISTEM BASAH
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari efektivitas penggunaan daun kecubung melalui pembiusan terhadap kelangsungan hidup benih ikan bawal air tawar selama transportasi dengan sistem basah, serta untuk menentukan kadar daun kecubung yang terbaik. Tantangan utama dalam budidaya ikan bawal adalah pada saat proses transportasi benih ikan. Proses transportasi dapat mempengaruhi kelangsungan hidup dan kondisi fisik ikan selama perjalanan. Penelitian dilakukan di Laboratorium Basah Universitas Muhammadiyah Pontianak selama kurang lebih 14 hari dengan menggunakan metode Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari empat perlakuan dan tiga ulangan. Perlakuan meliputi Perlakuan A (kontrol) tanpa penambahan apapun, Perlakuan B, pemberian kadar ekstrak daun kecubung 0,25 gram/L, Perlakuan C, pemberian kadar ekstrak daun kecubung 0,50 gram/L dan Perlakuan D, dengan pemberian kadar eksrak daun kecubung 0,75 gram/L. hasil penelitian ditemukan bahwa pemberian ekstrak daun kecubung (Datura metel) terbukti efektif dalam pembiusan ikan bawal (Colossoma macropomum) selama transportasi sistem basah. Peningkatan dosis ekstrak dari 0,25 g/L hingga 0,75 g/L secara signifikan mempercepat waktu induksi dan memperpanjang masa pemulihan. Dosis 0,75 g/L memberikan hasil terbaik dengan kelangsungan hidup ikan mencapai 100%. Kata kunci: Anastesi, Daun Kecubung, Ikan Bawal, Kelangsungan hidup.
Fields of Study & Subjects
Aquaculture disease management and microbiota
Aquaculture Nutrition and Growth
Veterinary Pharmacology and Anesthesia
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Borneo Akuatika
- Volume
- 7
- Issue
- 2
- Publication date
- 29 January 2026