Pemetaan Risiko dan Mitigasi Bencana Banjir Berbasis Nature Based Solutions di Kecamatan Pallangga Kabupaten Gowa

Read full text
Authors: Program Studi Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar, Makassar, Indonesia, A. Salwa Diva Rani
Cited by: 0

Abstract

Banjir merupakan bencana hidrologis dominan di Sulawesi Selatan, dengan Kecamatan Pallangga, Kabupaten Gowa, sebagai wilayah terdampak parah akibat curah hujan ekstrem dan luapan Sungai Jeneberang. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan tingkat kerawanan banjir dan merumuskan strategi mitigasi berbasis Nature Based Solutions (NbS). Penelitian menggunakan metode campuran (kuantitatif dan kualitatif), dengan pengumpulan data primer melalui observasi dan wawancara, serta data sekunder berupa aspek fisik dasar wilayah. Analisis spasial Overlay diterapkan pada enam parameter (ketinggian lahan, kelerengan, curah hujan, jenis tanah, penggunaan lahan, dan jarak sungai) untuk memetakan kerawanan. Hasil pemetaan menunjukkan tiga tingkat kerawanan: Rendah (6,09%), Sedang (85,67%), dan Tinggi (8,24%), yang terkonsentrasi di dataran rendah sepanjang Sungai Jeneberang. Strategi mitigasi NbS yang dirumuskan mencakup pengembangan infrastruktur resapan air (biopori, sumur resapan), konservasi agroforestri, dan restorasi vegetasi riparian serta lahan basah. Secara keseluruhan, penelitian ini menyimpulkan bahwa implementasi NbS efektif untuk menekan risiko banjir sekaligus memperkuat ketahanan ekologis dan sosial masyarakat Pallangga.

Fields of Study & Subjects

Flood Risk Assessment and Management Urban Stormwater Management Solutions Disaster Management and Resilience

Publication details

Journal / source
Geodika Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Volume
10
Issue
1
Pages
23–34
Publication date
31 January 2026