Analisis Kondisi Lingkungan Pesisir dan Permasalahan Sampah di Pantai Mangunharjo Kota Semarang

Read full text
Authors: Departemen Ilmu Ekonomi dan Studi Pembangunan, Fakultas Ekonomika dan Bisnis, Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia, Muhammad Iqbal Ash-shidiqy
Cited by: 0

Abstract

Permasalahan sampah laut di wilayah pesisir sering kali dipandang secara simplistis sebagai akibat dari rendahnya etika lingkungan masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi lingkungan pesisir dan permasalahan sampah di Pantai Mangunharjo dengan mengintegrasikan perspektif Blue Economy dan Blue Justice. Dengan menerapkan metode campuran (mixed-methods), data dikumpulkan melalui survei terhadap 38 responden, pemetaan partisipatif, photovoice, dan wawancara mendalam yang diolah menggunakan perangkat lunak Atlas.ti. Hasil penelitian menunjukkan adanya kontradiksi yang signifikan; kesadaran lingkungan responden tergolong tinggi (2.01), namun perilaku pengelolaan sampah tetap berada pada kategori sedang cenderung rendah. Dokumentasi visual melalui photovoice mengonfirmasi terjadinya fenomena "jebakan sampah" pada akar mangrove akibat ketiadaan sistem drainase. Analisis diagram jaringan mengungkapkan bahwa keterbatasan anggaran pemerintah memicu pengabaian infrastruktur secara kronis, yang kemudian memaksa warga melakukan praktik pembuangan sampah berbahaya sebagai pilihan rasional untuk bertahan hidup. Penelitian ini menyimpulkan bahwa krisis di Mangunharjo adalah bentuk ketidakadilan sistemik di mana kerentanan ekonomi masyarakat pesisir diperparah oleh absennya dukungan fasilitas negara. Rekomendasi utama riset ini menekankan perlunya intervensi infrastruktur pengelolaan limbah yang inklusif dan integratif untuk memutus rantai jebakan sistemik tersebut.

Fields of Study & Subjects

Waste Management and Recycling Coastal and Marine Management Microplastics and Plastic Pollution

Publication details

Journal / source
Geodika Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi
Volume
10
Issue
1
Pages
55–64
Publication date
31 January 2026