Komunikasi Efektif Pemeriksaan IMT, ANC pada Ibu Hamil dan Edukasi Pemberian IMD, ASI Eksklusif untuk Mencegah Stunting
Abstract
Stunting merupakan masalah gizi kronis di Indonesia. Gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak stunting khususnya pada periode 1000 Hari Pertama Kelahiran (HPK) dimulai sejak kehamilan hingga 2 tahun usia anak. Faktor ini dipengaruhi oleh status kesehatan remaja, ibu hamil, pola makan balita, serta ekonomi, budaya, maupun faktor lingkungan seperti sanitasi dan akses terhadap layanan. Stunting menimbulkan dampak gangguan pertumbuhan dan perkembangan dan rentan terhadap penyakit. Peran bidan sangat penting dalam edukasi upaya pencegahan stunting baik pada ibu hamil, bayi, maupun balita hingga usia 2 tahun. Kegiatan pengabdian masyarakat bertujuan untuk mengetahui IMT dan ANC, edukasi IMD dan ASI eksklusif, untuk mencegah stunting. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di PKK RT IV RW 2, Kelurahan Karangpoh, Kabupaten Gresik. Sasaran pada ibu hamil trimester tiga, keluarga, dan bayi. Bentuk kegiatan dengan melakukan komunikasi efektif melalui pemberian edukasi kesehatan kepada ibu yang memiliki balita tentang IMD dan ASI eksklusif dan pemeriksaan IMT ibu hamil. Ibu hamil memiliki IMT normal 53% dan IMT gizi kurang sebesar 33%; pemeriksaan ANC ibu hamil teratur sebesar 60% dan tidak teratur 40%; pengetahuan kurang sebesar 53% dan sebagian kecil pengetahuan baik 20%. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui komunikasi efektif dan edukasi kesehatan terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan ibu hamil dan keluarga mengenai 1000 HPK dalam IMD dan ASI eksklusif.
Fields of Study & Subjects
Public Health and Nutrition
Global Maternal and Child Health
Maternal and Neonatal Healthcare
Publication details
- Journal / source
- Indonesian Journal of Community Dedication in Health (IJCDH)
- Volume
- 6
- Issue
- 1
- Pages
- 32–37
- Publication date
- 29 January 2026