Pengaruh Terapi Akupresur Terhadap Kelancaran Produksi ASI Ibu Menyusui Bayi Baru Lahir
Abstract
Pendahuluan: Air Susu Ibu (ASI) merupakan sumber nutrisi utama yang berperan penting dalam pertumbuhan dan imunitas bayi. Namun Survei Kesehatan Indonesia 2023 mencatat 56,2% bayi usia 0–5 bulan tidak memperoleh ASI eksklusif, salah satunya akibat produksi ASI yang tidak lancar. Kondisi serupa juga ditemukan di Kota Surakarta, termasuk di Puskesmas Penumping. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi akupresur pada titik GB21, LI4, SI1, ST18, dan CV17 terhadap kelancaran produksi ASI pada ibu menyusui bayi usia 4–14 hari. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-eksperimental dengan rancangan one group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 15 ibu menyusui yang dipilih melalui simple random sampling dari total 34 responden. Intervensi berupa terapi akupresur dilakukan dua kali sehari, pagi dan sore, selama tujuh hari berturut-turut. Data kelancaran ASI diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi, kemudian dianalisis dengan uji Wilcoxon. Hasil: Rerata skor kelancaran ASI meningkat dari 7,9 sebelum intervensi menjadi 9,3 setelah intervensi, dengan selisih 1,4 poin. Uji Wilcoxon menunjukkan Z = −3,247 dan p = 0,001 (p < 0,05), sehingga terdapat perbedaan yang signifikan sebelum dan sesudah perlakuan. Hal ini menegaskan efektivitas akupresur dalam memperlancar produksi ASI, sesuai teori stimulasi titik akupresur yang mempengaruhi sirkulasi energi dan pelepasan hormon oksitosin. Kesimpulan: Terapi akupresur pada titik GB21, LI4, SI1, ST18, dan CV17 berpengaruh signifikan terhadap kelancaran produksi ASI ibu menyusui di Puskesmas Penumping Surakarta.
Fields of Study & Subjects
Methodologies in Health Research and Practice
Infant Development and Preterm Care
Child Nutrition and Water Access
Publication details
- Journal / source
- IJMT Indonesian Journal of Midwifery Today
- Volume
- 5
- Issue
- 1
- Pages
- 42–28
- Publication date
- 8 January 2026