Efektivitas Aromaterapi Lavender Dalam Menurunkan Kecemasan Akseptor KB Implan
Abstract
Kecemasan merupakan masalah psikologis yang sering dialami oleh akseptor KB implan, terutama pada saat akan menjalani prosedur pemasangan. Tingkat kecemasan yang tinggi dapat memengaruhi kenyamanan, kesiapan, dan penerimaan akseptor terhadap metode kontrasepsi jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian aromaterapi lavender terhadap penurunan tingkat kecemasan pada pemasangan KB implan di Puskesmas Sidayu. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian analitik observasional dengan desain pre-experimental menggunakan pendekatan intact-group comparison. Sampel penelitian berjumlah 36 akseptor baru KB implan yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 18 responden kelompok intervensi yang diberikan aromaterapi lavender dan 18 responden kelompok kontrol tanpa perlakuan. Tingkat kecemasan diukur menggunakan kuesioner Hamilton Rating Scale for Anxiety (HARS). Analisis data dilakukan secara univariat dan dilanjutkan dengan uji non-parametrik Mann-Whitney. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden pada kelompok intervensi mengalami tingkat kecemasan ringan (66,7%), sedangkan pada kelompok kontrol sebagian besar mengalami kecemasan sedang (55,6%). Hasil uji Mann-Whitney menunjukkan nilai p = 0,001 (p < 0,05), yang berarti terdapat perbedaan tingkat kecemasan yang signifikan antara kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Disimpulkan bahwa pemberian aromaterapi lavender berpengaruh signifikan terhadap penurunan tingkat kecemasan pada akseptor KB implan. Aromaterapi lavender dapat direkomendasikan sebagai intervensi non-farmakologis yang aman dan efektif untuk meningkatkan kenyamanan akseptor selama prosedur pemasangan KB implan.
Fields of Study & Subjects
Medicinal Plant Extracts Effects
Complementary and Alternative Medicine Studies
Music Therapy and Health
Publication details
- Journal / source
- Indonesian Journal of Professional Nursing
- Volume
- 6
- Issue
- 2
- Pages
- 166–174
- Publication date
- 13 January 2026