Respons Curah Hujan Harian terhadap Fase La Niña dan IOD Negatif di Sumatera Bagian Selatan
Abstract
Penelitian ini bertujuan menganalisis pola distribusi dan kecenderungan tren curah hujan di Sumatera bagian selatan selama fase La Niña dan Indian Ocean Dipole (IOD) Negatif berdasarkan data observasi periode 1995–2024. Analisis dilakukan pada lima stasiun pengamatan menggunakan metode Probability Density Function (PDF) untuk mengidentifikasi distribusi intensitas hujan harian serta regresi linear sederhana untuk mengevaluasi tren curah hujan musiman (SON) dan tahunan. Hasil analisis menunjukkan bahwa hujan berintensitas rendah hingga sedang (0–20 mm/hari) memiliki probabilitas tertinggi di seluruh stasiun, sedangkan kejadian hujan lebat hingga ekstrem relatif jarang. Analisis tren menunjukkan bahwa sebagian besar stasiun tidak memiliki hubungan linear yang signifikan antara waktu dan curah hujan, sehingga variabilitas lebih didominasi fluktuasi antar-tahun. Namun, Stasiun Geofisika Tanjung Pandan menunjukkan respons yang relatif lebih kuat. Secara keseluruhan, pengaruh La Niña dan IOD Negatif bersifat tidak homogen secara spasial dan dipengaruhi faktor regional dan lokal.
Fields of Study & Subjects
Climate variability and models
Hydrology and Drought Analysis
Precipitation Measurement and Analysis
Publication details
- Journal / source
- Titian Ilmu Jurnal Ilmiah Multi Sciences
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- EN