Dari Kebijakan ke Praktik : Kesiapan Lembaga dan Implementasi Makan Bergizi Gratis
Abstract
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan prioritas pemerintah untuk mengatasi masalah gizi nasional guna mendukung visi Indonesia Emas 2045. Kabupaten Jombang, sebagai "Kota Santri", memiliki peran strategis dalam implementasi program ini karena populasi santri yang besar dan pola hidup kolektif. Penelitian ini bertujuan menganalisis kesiapan serta pola implementasi program MBG di lingkungan pondok pesantren di Jombang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif fenomenologis. Hasil penelitian menunjukkan secara kelembagaan, pesantren telah siap mengimplementasikan MBG, namun kendala finansial terkait tingginya modal pembangunan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) menyebabkan cakupan penerima manfaat belum menyeluruh. Implementasi program menghadapi tantangan kultural, yaitu perbedaan sistem sosial pesantren dibandingkan sekolah umum, seperti perbedaan hari libur dan tradisi tirakatan (puasa atau diet vegetarian). Berdasarkan temuan, rekomendasi kebijakan bisa dengan perluasan pemerataan manfaat bagi santri yang belum terjangkau dengan tetap menjaga standar kualitas gizi, penguatan mekanisme check and balance serta pengawasan konsisten terhadap higienitas makanan oleh pihak pesantren dan pengelola dapur. Selanjutnya juga bisa dilakukan penyusunan Standar Operasional Prosedur (SOP) nasional yang fleksibel terhadap budaya dan kearifan lokal pesantren.
Fields of Study & Subjects
Public Administration in Developing Nations
Public Health and Nutrition
Health Policy Implementation Science
Publication details
- Journal / source
- Titian Ilmu Jurnal Ilmiah Multi Sciences
- Publication date
- 1 January 2026
- Language
- EN