Kristus Menjelma dalam Algoritma: Kritik Kristologi Kontekstual di Fajar AI
Abstract
Relasi antara artificial intelligence (AI) dan teologi Kristiani umumnya dikaji dari aspek moral dan pastoral. Artikel ini mengambil pendekatan teologi dogmatik, dengan fokus pada fenomena Jesus AI (Deus in machina). Studi pustaka ini mengajukan dua pertanyaan: (1) Model Kristologi apa yang terbentuk di era AI? (2) Keberatan dogmatis apa yang dapat diajukan terhadapnya? AI berwajah Yesus berpotensi membentuk ulang pemahaman iman Kristiani, karena mampu mereplikasi ajaran Kristus secara sistematis. Namun, muncul risiko reduksionisme ketika identitas Yesus direduksi menjadi sekadar Guru Moral. Hal ini melahirkan “Kristologi campur sari” yang mengaburkan batas historis, teologis, dan teknologis. Kajian ini menekankan pentingnya kehati-hatian dogmatis dalam merespons perkembangan tersebut.
Fields of Study & Subjects
Contemporary Christian Leadership and Education
Mental Health and Well-being
Aviation History and Innovations
Publication details
- Journal / source
- Dunamis Jurnal Teologi dan Pendidikan Kristiani
- Volume
- 10
- Issue
- 2
- Pages
- 747–765
- Publication date
- 9 January 2026
- Language
- ID