ANALISIS FUNDAMENTAL TERHADAP HARGA SAHAM: STUDI EMPIRIS PADA PERUSAHAAN SUB-SEKTOR PERKEBUNAN KELAPA SAWIT YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA
Abstract
Tujuan utama studi ini adalah untuk mengkaji pengaruh Return on Assets (ROA), Return on Equity (ROE), Debt-to-Asset Ratio (DAR), dan Price Book Value (PBV) terhadap Harga Saham (price of stock, PS) Perusahaan Sub-Sektor Perkebunan Kelapa Sawit di indonesia. Populasi dalam penelitian ini adalah perusahaan-perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan sampel sebanyak 20 perusahaan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dengan total 120 observasi yang bersifat balanced panel. Periode pengamatan adalah enam tahun (2019-2024). Pengujian hipotesis menggunakan regresi data panel. Pemilihan model panel dilakukan melalui uji Chow, uji Hausman, dan uji Lagrange Multiplier, yang menunjukkan bahwa random effect model lebih sesuai dibandingkan common ataupun fixed effect model. Oleh karena itu, estimasi dilakukan menggunakan random effect model dengan pendekatan Estimated Generalized Least Squares (EGLS). Hasil secara parsial, PBV berpengaruh positif dan signifikan terhadap harga ROA dan ROE memiliki koefisien positif namun tidak signifikan secara statistik. DAR menunjukkan pengaruh positif terhadap harga saham dan signifikan pada tingkat signifikansi 10%. Secara simultan, hasil uji F menunjukkan bahwa variabel ROA, ROE, DAR, dan PBV secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap harga saham. Nilai koefisien determinasi menunjukkan bahwa kemampuan model dalam menjelaskan variasi harga saham relatif terbatas. Penelitian berkontribusi secara ilmiah yang bisa dimanfaatkan peneliti selanjutnya dengan fokus kepada variabel raiso kinerja keuangan lainnya.
Fields of Study & Subjects
Financial Analysis and Corporate Governance
Corporate Governance and Financial Management
Corporate Social Responsibility Disclosure
Publication details
- Journal / source
- Jurnal Ekobis Dewantara
- Volume
- 9
- Issue
- 1
- Pages
- 1578–1593
- Publication date
- 5 January 2026