Hubungan math anxiety dengan hasil belajar siswa kelas IV sekolah dasar
Abstract
Matematika adalah mata pelajaran penting yang membentuk pola pikir logis siswa SD. Kesulitan dalam memahami konsep abstrak sering menimbulkan kecemasan matematika (math anxiety), yaitu rasa khawatir yang menurunkan kinerja akademik. Rendahnya literasi matematika Indonesia (PISA 2022) diduga kuat terkait dengan tingginya kecemasan siswa. Penelitian ini bertujuan menyelidiki hubungan antara kecemasan matematika dan hasil belajar siswa kelas 4 SD, sebagai landasan untuk mengembangkan strategi peningkatan kualitas pembelajaran yang lebih efektif. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel dipilih melalui teknik purposive sampling. Tingkat kecemasan diukur menggunakan angket Likert berbasis AMAS, sedangkan hasil belajar diambil dari nilai ulangan harian. Analisis korelasi Spearman Rank dilakukan menggunakan SPSS 26.0. Hasil penelitian menunjukkan hubungan negatif yang sangat kuat dan signifikan antara math anxiety dan hasil belajar matematika. Semakin tinggi kecemasan, semakin rendah capaian kognitif siswa. Korelasi negatif signifikan ditemukan pada nilai tugas 1 (r = –0.878, p = 0.002), tugas 2 (r = –0.988, p = 0.000), tugas 3 (r = –0.809, p = 0.008), dan nilai ujian (r = –0.988, p = 0.000). Kontribusi kecemasan terhadap variasi hasil belajar mencapai 65.44%–97.61%, dengan pengaruh paling dominan pada tugas 2 dan nilai ujian matematika.
Fields of Study & Subjects
Education
Achievement
and Giftedness
Mathematics Education and Pedagogy
Cognitive and developmental aspects of mathematical skills
Publication details
- Journal / source
- TRIHAYU Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
- Volume
- 12
- Issue
- 2
- Pages
- 209–217
- Publication date
- 7 January 2026