Peran modeling dan scaffolding guru dalam internalisasi nilai kejujuran pada peserta didik kelas rendah
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap peran guru sebagai model dan pembimbing (modeling dan scaffolding) dalam internalisasi nilai kejujuran pada peserta didik kelas rendah sekolah dasar. Fenomena ini penting karena rendahnya konsistensi perilaku jujur peserta didik menuntut pendekatan pendidikan karakter berbasis keteladanan dan pengalaman moral. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode fenomenologi yang berfokus pada makna pengalaman guru dalam menanamkan kejujuran di kelas. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi partisipatif, dan dokumentasi reflektif terhadap enam guru kelas rendah di tiga SD Negeri Kecamatan Toroh, Kabupaten Grobogan. Analisis data dilakukan dengan teknik Interpretative Phenomenological Analysis (IPA) melalui koding terbuka, tematik, dan reflektif. Hasil penelitian menunjukkan empat tema utama: (1) kejujuran sebagai identitas moral guru, (2) modeling sebagai teladan nilai, (3) scaffolding moral sebagai proses internalisasi nilai, dan (4) budaya sekolah sebagai ekosistem karakter. Guru berperan sebagai agen moral yang menanamkan kejujuran melalui keteladanan dan interaksi sosial. Keberhasilan pendidikan karakter ditentukan oleh konsistensi perilaku guru dan dukungan budaya sekolah. Penelitian ini menegaskan pentingnya pelatihan reflektif bagi guru serta kolaborasi sekolah dan keluarga dalam menumbuhkan kejujuran berkelanjutan.
Fields of Study & Subjects
Education and Character Development
Values and Moral Education
Ethics in Business and Education
Publication details
- Journal / source
- TRIHAYU Jurnal Pendidikan Ke-SD-an
- Volume
- 12
- Issue
- 2
- Pages
- 183–190
- Publication date
- 7 January 2026