RESISTENSI ANTIBIOTIK DIPENGARUHI OLEH BIOFILM PADA PENGOBATAN OTITIS MEDIA AKUT: TINJAUAN NARATIF

Read full text
Authors: Budi Hernawan, Malihatin Nur Rohmah, Muna Laila Zava, Handika Muhammad Bimantoro, Annisa Khusnul Triyuniati, Yuke Masaro
Cited by: 0

Abstract

Otitis media akut (OMA) adalah infeksi telinga yang umum terjadi pada anak-anak dengan gejala seperti rasa sakit, demam, dan gangguan pendengaran yang dapat mempengaruhi kualitas hidup. Meskipun antibiotik telah menjadi pilihan pengobatan utama selama ini, banyak kasus yang tidak sembuh sepenuhnya. Salah satu penyebab masalah ini adalah adanya biofilm, yaitu kumpulan bakteri yang terorganisir dalam lapisan pelindung membuatnya kebal terhadap antibiotik dan sistem kekebalan tubuh inang. Penelitian terbaru menunjukkan bahwa biofilm berperan penting dalam kegagalan terapi dan kekambuhan OMA. Mekanisme yang terlibat meliputi penghalang penetrasi obat, keberadaan sel persister, heterogenitas metabolik bakteri, dan transfer gen resistensi. Dampak klinis meliputi infeksi yang sering terjadi kembali, otitis media kronis, perforasi membran timpani, hingga gangguan perkembangan bicara dan kognitif pada anak-anak. Keterbatasan terapi antibiotik mendorong pengembangan pendekatan baru, seperti penggunaan agen antibiofilm non-antibiotik (misalnya N-asetilsistein), terapi faga, penghantaran obat menggunakan nanopartikel, serta pendekatan imunomodulasi. Selain itu, inovasi dalam diagnostik non-invasif dan terapi berbasis cahaya juga menunjukkan potensi yang menjanjikan. Dengan pemahaman yang lebih baik tentang peran biofilm, pengelolaan OMA perlu beralih dari sekadar mengandalkan antibiotik menjadi pendekatan multimodal yang lebih menyeluruh. Penerapan terapi inovatif diharapkan dapat mengurangi angka kekambuhan dan meningkatkan kualitas hidup anak-anak yang terdampak.

Fields of Study & Subjects

Ear Surgery and Otitis Media Pediatric health and respiratory diseases Hearing Cochlea Tinnitus Genetics

Publication details

Journal / source
Ibnu Sina Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Volume
25
Issue
1
Pages
125–140
Publication date
1 January 2026