DETEKSI DINI GANGGUAN MINERAL TULANG PADA PENYAKIT GINJAL KRONIK: TINJAUAN SISTEMATIK

Read full text
Authors: Agustiawan, Sugianto Mukmin, Ekawaty Suryani Mastari, Amanda Trixie Hardigaloeh, Denny Susanto
Cited by: 0

Abstract

Gangguan metabolisme mineral dan tulang merupakan komplikasi penting pada pasien penyakit ginjal kronik yang berdampak pada meningkatnya morbiditas, mortalitas, dan risiko fraktur tulang. Tinjauan sistematik ini bertujuan untuk menganalisis bukti terkini mengenai peran biomarker biokimia dan pemeriksaan radiologis dalam deteksi dini CKD-MBD pada pasien CKD stadium 2–5. Pencarian literatur dilakukan melalui PubMed, Scopus, dan ScienceDirect untuk periode 2015–2025. Empat studi yang memenuhi kriteria inklusi berasal dari India, Italia, Tiongkok, dan Bangladesh, dengan desain potong lintang dan kohort prospektif. Bukti yang kami himpun menunjukkan bahwa peningkatan kadar parathyroid hormone (PTH), fosfat, alkaline phosphatase (ALP), dan fibroblast growth factor-23 (FGF-23) secara konsisten berhubungan dengan penurunan bone mineral density (BMD) serta progresivitas CKD. Kombinasi pemeriksaan biokimia dengan densitometri tulang (DXA) dan pendekatan berbasis machine learning terbukti meningkatkan akurasi diagnosis dini. Oleh karena itu, pemantauan biomarker tersebut dapat menjadi strategi penting dalam deteksi dan pencegahan CKD-MBD secara komprehensif.

Fields of Study & Subjects

Parathyroid Disorders and Treatments Bone health and osteoporosis research Fibroblast Growth Factor Research

Publication details

Journal / source
Ibnu Sina Jurnal Kedokteran dan Kesehatan-Fakultas Kedokteran Universitas Islam Sumatera Utara
Volume
25
Issue
1
Pages
182–190
Publication date
1 January 2026