Pelatihan Pembuatan Produk Teh Cascara Sebagai Upaya Penanganan Limbah Kulit Kopi di KWT Kaki Rinjani

Read full text
Authors: Indah Nalurita, Lalu Danu Prima Arzani, Muhammad Zulfikri, Kartika Gemma Pravitri, Muhammad Nizhar Naufali, Mia Ulpiana
Cited by: 0
References: 15

Abstract

Pengolahan kopi metode basah menghasilkan limbah berupa kulit kopi. Limbah kulit kopi ini dapat berpotensi menyebabkan pencemaran lingkungan jika tidak ditangani dengan tepat. Masalah lingkungan yang disebabkan limbah kulit kopi yaitu bau tidak sedap, peningkatan limbah organik di sekitar lokasi pengolahan, pencemaran air, dan pencemaran pH tanah menjadi asam. Salah satu solusi yang dapat diterapkan untuk menangani permasalahan limbah kulit kopi yaitu mengolahnya menjadi produk teh cascara. Teh cascara adalah teh herbal yang terbuat dari limbah kulit kopi yang dikeringkan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan metode PAR (Participatory Action Research). Metode PAR dilakukan melalui pendekatan partisipatif yang melibatkan peserta secara aktif dalam seluruh tahapan kegiatan, mulai dari identifikasi masalah, sosialisasi, pelatihan, dan evaluasi. Hasil kegiatan ini yaitu terjadi peningkatan pemahaman peserta terkait penanganan limbah kulit kopi dengan nilai presentase dari 36,7% menjadi 76,6%. Kegiatan pelatihan berhasil meningkatkan kesadaran dan pengetahuan peserta mengenai pengelolaan limbah yang ramah lingkungan serta bernilai ekonomi.

Fields of Study & Subjects

Waste Management and Recycling Agriculture and Agroindustry Studies Environmental Sustainability and Education

Publication details

Journal / source
ADMA Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Volume
6
Issue
2
Pages
91–98
Publication date
14 January 2026
Language
ID