Peran Strategi Pembelajaran Fikih Berbasis Pesantren Dalam Penguatan Karakter Religius Peserta Didik Madrasah Aliyah
Abstract
Krisis karakter religius peserta didik menjadi tantangan serius dalam pendidikan Islam kontemporer, terutama ketika pembelajaran Pendidikan Agama Islam masih cenderung berorientasi kognitif dan kurang menyentuh dimensi pembentukan karakter. Pembelajaran Fikih memiliki posisi strategis dalam merespons persoalan tersebut, khususnya ketika diintegrasikan dengan sistem pendidikan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategi pembelajaran Fikih berbasis pesantren dalam penguatan karakter religius peserta didik Madrasah Aliyah. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus yang dilaksanakan di Madrasah Aliyah An-Nur Rambipuji Jember. Data dikumpulkan melalui observasi non-partisipatif, wawancara mendalam semi-terstruktur dengan guru Fikih, kepala madrasah, dan peserta didik, serta dokumentasi pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui proses kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan data melalui triangulasi sumber dan teknik serta member check. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pembelajaran Fikih berbasis pesantren, yang meliputi pengorganisasian materi berbasis kitab kuning, penyampaian pembelajaran melalui metode bandongan dan sorogan, serta pengelolaan pembelajaran melalui evaluasi diniyah dan formal, berperan signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik. Temuan ini menegaskan bahwa pembelajaran Fikih berbasis pesantren tidak hanya berfungsi sebagai strategi pedagogis, tetapi juga sebagai instrumen sistemik internalisasi nilai religius yang relevan untuk penguatan karakter peserta didik di madrasah aliyah.
Fields of Study & Subjects
Education and Character Development
Education and Islamic Studies
Multicultural Education and Local Wisdom
Publication details
- Journal / source
- ARSEN Jurnal Penelitian Pendididikan
- Volume
- 3
- Issue
- 2
- Pages
- 109–115
- Publication date
- 30 January 2026