Trauma Dan Penolakan Identitas Tokoh Alie Dalam Film “Rumah Untuk Alie”

Read full text
Authors: Radita Ayu Meilani, Anas Ahmadi
Cited by: 0

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengkaji trauma psikologis dan penolakan identitas yang dialami tokoh Alie Ishala Samantha dalam film Rumah untuk Alie. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode analisis isi. Data diperoleh melalui penayangan film secara berulang untuk mengidentifikasi dialog, adegan, dan unsur visual yang berkaitan dengan kekerasan emosional, rasa bersalah, serta penolakan diri. Data kemudian dikelompokkan ke dalam tema-tema tertentu dan dianalisis dengan teori Stages of Recovery Judith Herman, hierarki kebutuhan Abraham Maslow, dan teori perkembangan psikososial Erik Erikson. Hasil penelitian menunjukkan bahwa trauma Alie terbentuk karena penolakan keluarga yang terus-menerus dan membuatnya kehilangan rasa aman. Kondisi ini mendorong krisis identitas yang tampak melalui rendah diri, keterasingan, dan kecenderungan menyalahkan diri. Pemulihan mulai terlihat ketika Alie memperoleh dukungan sosial di luar keluarga yang memberinya penerimaan dan membantu membangun kembali konsep diri. Temuan ini menegaskan pentingnya lingkungan yang aman dan dukungan sosial dalam proses pemulihan korban kekerasan emosional dalam keluarga.

Fields of Study & Subjects

Film in Education and Therapy Memory History Trauma Identity violence and history

Publication details

Journal / source
ARSEN Jurnal Penelitian Pendididikan
Volume
3
Issue
2
Pages
67–82
Publication date
30 January 2026