Implementasi Dakwah Wasathiyah Melalui Sosialisasi Keagamaan Dalam Meningkatkan Kerukunan Umat Di Masyarakat
Abstract
Keragaman agama dan budaya merupakan karakter utama masyarakat Indonesia yang menyimpan potensi kerukunan sekaligus kerentanan konflik sosial-keagamaan. Dalam realitas kontemporer, sikap eksklusivisme, intoleransi, serta pemahaman keagamaan yang sempit masih menjadi tantangan dalam menjaga harmoni sosial, khususnya di tingkat akar rumput. Kondisi ini menunjukkan bahwa dakwah belum sepenuhnya berfungsi sebagai instrumen penguatan kerukunan umat. Artikel pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan menganalisis implementasi dakwah wasathiyah melalui sosialisasi keagamaan serta kontribusinya dalam memperkuat kerukunan umat di masyarakat. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap 10 orang bapak yang dipilih secara purposive sampling berdasarkan keterlibatan sosial-keagamaan dan peran sebagai kepala keluarga dan mengambil jurnal ilmiah 2020-2025. Data dianalisis menggunakan analisis tematik dan dijadikan dasar perancangan program sosialisasi dakwah wasathiyah. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat tentang moderasi beragama, perubahan sikap dari toleransi pasif menuju toleransi aktif, serta meningkatnya keterbukaan dalam interaksi sosial lintas kelompok. Sosialisasi dakwah wasathiyah terbukti efektif sebagai model pengabdian masyarakat dalam membangun harmoni sosial yang berkelanjutan. Dengan demikian, dakwah wasathiyah melalui sosialisasi keagamaan dapat menjadi strategi relevan dan adaptif dalam merawat kerukunan umat di tengah pluralitas sosial-keagamaan.
Fields of Study & Subjects
Islamic Studies and Radicalism
Cultural and Religious Practices in Indonesia
Islamic Thought and Society Studies
Publication details
- Journal / source
- BERBAKTI Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
- Volume
- 3
- Issue
- 3
- Pages
- 294–300
- Publication date
- 31 January 2026